Sabtu, 14 Mei 2011

Feminin VS Tomboy

Cewe biasa diidentikkan dengan sikap yang lemah lembut dan gemulai. Tapi tidak sedikit cewe juga yang memiliki sikap seperti cowo (tomboy). Kali ini Dara mau ngebahas salah satu hal yang sering dipermasalahin cowo-cowo, karna gak semua cowo suka cewe yang tomboy.
·        Apa sih feminin dan tomboy itu?
Kalau menurut Wikipedia, Feminin (seringkali salah dieja Feminim) atau femininitas dari bahasa Perancis, feminine adalah sebuah kata sifat, adjektif yang berarti “kewanitaan” atau menunjukkan sifat perempuan. Sifat-sifat yang dimaksud biasanya adalah kelembutan, kesabaran, kebaikan, dll. Sedangkan tomboy adalah gadis yang memperlihatkan beberapa karakteristik dan atau perilaku yang dianggap khas dari peran gender seorang anak laki-laki , termasuk pemakaian biasanya maskulin berorientasi-jenis pakaian dan terlibat dalam permainan dan aktivitas yang sering fisik di alam, dan yang dipertimbangkan dalam banyak kebudayaan menjadi domain anak laki-laki.

·        Ciri-ciri feninin dan tomboy itu apa?    
Feminin identik dengan rok, make up, high heel kalo tomboy ya niru gaya laki-laki. Misalnya pakai kaos, jeans trus sepatu kets. Tapi gak semua cewe feminine suka dandan, cewe feminine juga dapat ditunjukkin dengan sikapnya yang lemah gemulai. Dan cewe-cewe yang tomboy juga ga selamanya anti rok karena kalo mereka sekolah ya tetep harus pake rok juga kan.
·        Munculnya Cewe Tomboy
Cewek tomboy itu bukan karena keturunan, juga bukan penyakit menular. Maksudnya, cewek tomboy tuh emang bukan karena adanya faktor genetik atau semacam penyakit. Terus, apa dong yang bikin tren cewek tomboy ini marak? Hhmmm, munculnya fenomena cewek tomboy karena dibentuk oleh lingkungan. Faktor keluarga yang cenderung bebas. Misalnya aja, ortu membiarkan alias nggak ngasih arahan buat anaknya yang cewe. Mereka mau jadi tomboy atau feminin, itu bukan menjadi perhatian ortu. Walah? cewe tomboy juga bisa dibentuk atau tepatnya terbentuk dari pergaulan yang salah. Misalnya aja, ia merupakan perempuan satu-satunya di tengah saudara-saudaranya yang cowok semua. Jadi deh, perempuan di sarang penyamun, eh, di sarang cowok. Anak cewe yang hidup di lingkungan keluarga yang saudaranya cowo semua, pola pergaulannya akan dominan terpengaruh gaya cowo tuh. Mulai berpakaian sampe gaya nongkrongnya. Nah, selain dua kondisi di atas, cewe tomboy bisa juga hasil bentukan dan didikan keluarga karena memandang bahwa jadi cowo itu jauh lebih oke dan bergengsi daripada jadi cewe. Ada lho keluarga yang begini. Anak cewe sama cowo diperlakukan beda sama ortu dan juga lingkungan. Beda dalam pengertian memuji salah satu dan mengkerdilkan peran salah satunya. Jadilah yang terlahir sebagai cewe nggak pede dengan kodratnya dan memilih bertingkah sebagai cowo.

Kalo dirunut-runut dari awal. Perlu kita ketahui kalo manusia itu punya potensi. Potensi yang dimaksud disini bukan bakat-bakat terpendam yang musti diasah, terus dikembangkan. Jadi potensi yang dimaksud disini adalah sesuatu yang ada dalam diri manusia. Apa aja itu? Eng ing eeeeeng! Akalnaluri, dan kebutuhan jasmani. Kok bisa? Iya dunk (jadi keinget si TU, hoho). Akal adalah salah satu potensi yang kita miliki. Yang sangat berguna buat kita. Bayangin aja kalo kita ga punya akal, gimana kita bisa mikir coba? Nah loh! Naluri. Naluri yang dara bahas bukan naluri seperti yang dikenal masyarakat pada umumnya, seperti naluri keibuan, kebapakan, dll. Tapi naluri yang ada dalam diri manusia yang sebenarnya. Yaitu gharizah nau’ (naluri melestarikan jenis),gharizah baqa’ (naluri mempertahankan diri), dan gharizah taddayun  (naluri untuk mengagungkan sesuatu). Sedangkan kebutuhan jasmani, yang ini pasti semua orang udah pada tau. Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan kita sehari-hari, seperti makan, minum, pup, pipis. Itu semua adalah potensi-potensi yang diciptakan dalam diri manusia oleh Allah. Dan itu lah yang membuat manusia menjadi makhluk yang unik dan punya ciri khas. Dan potensi yang membedakan kita dari mahkluk-makhluk Allah yang lain adalah?? Yup!! Akal.
Hmmmm…. Dan dari situ kita bisa menyimpulkan kalo kita itu KEREN!!! Emmm, tunggu…tunggu.. yang Dara bilang keren tadi itu selama kita memanfaatkan potensi-potensi kita sesuai dengan batas-batas syar’i lho. Yaitu yang sesuai dengan perintah Allah dan larangan-Nya. Jadi standard satu-satunya yang kita pake adalah ISLAM. Agama yang hebat. Kenapa kok hebat? Karena Islam punya aturan, mulai kita bobo sampai bangun negara. Mulai dari cara berpakaian sampe cara ngomong. But, bukan berarti itu bakalan bikin kita kaku karena kebanyakan diatur. Justru itu yang bikin kita jadi manusia dinamis, yang unik dari segala sisi. Keren ga tuh???!! Ga percaya?? Nih buktinya. Misalnya tentang kelembutan cewek feminin. Hal itu belum tentu baik. Islam mengatur, kita boleh bersikap lembut hanya kepada kaumnya dan hanya dalam hal yang diperbolehkan aja. Dan itu dilarang jika kita berhadapan dengan orang yang bukan muhrim. Bisa-bisa kesengsem lagi. Hohoho. Bisa berabe deh. Tapi bukan berarti kita harus ngomong galak atau ngomong jorok lhoo! Sewajarnya aja, Neng.

Sabda Rasul SAW : “ Sesungguhnya Allah lemah lembut dan mencintai kelembutan. Allah akan memberikan anugerah kepada kelembutan yang tidak diberikan kepada kekerasan dan perkara yang tidak diberikan pada yang lain.” (HR. Muslim)

Dara sendiri terkadang feminin tapi dilain waktu malah hobi manjat-manjatnya keluar. Kalau lagi kepengen pake rok ya pake rok tapi kalo lagi badmood malah ngegembel juga. Dara bisa dandan tapi Dara males dandan (kalau gak darurat mah ogah banget), Dara punya style sendiri yang rada aneh dan sering diledekin temen-temen, tapi ya pede-pede aja. Buat apa juga malu sama apa yang kita pake, ini diri kita ya bangga dong sama diri sendiri (ga boleh minder).
So… Buat yang tomboy, ga perlu maksain diri buat jadi feminim. Gitu juga buat yang feminim, ga perlu ngiri sama yang tomboy. Kalian sama-sama keren, selama itu sesuai dengan batas-batas yang syar’i, seperti yang dibahas tadi. 
You’re unique guys!!


Style sehari-hari Dara nih, gak selalu sama kan? :D

CMIWW

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© 2012 Aneuk Dara Template designed by BlogSpot Design - Ngetik Dot Com